Category Archive : Liga Europa

Laporan Pertandingan: AZ Alkmaar vs Manchester United

Liga Europa

Laporan Pertandingan: AZ Alkmaar vs Manchester United – AZ Alkmaar haru puas hanya bermain imbang tanpa gol melawan Manchester United meski menciptakan sejumlah peluang.

AZ Alkmaar harus puas dengan raihan satu angka usai bermain tanpa gol kontra Manchester United pada lanjutan Liga Europa di Stadion Cars Jeans, Jumat (2/10) dini hari. Ambruknya atap Stadion AFAS memaksa mereka harus menjalani laga ini di Den Haag.

Tampil bukan di rumah sendiri, AZ harus menderita dengan tekanan tamunya di awal laga. Meski tampil tanpa Paul Pogba yang mengalami cedera engkel, United tetap berbahaya.

Namun ketatnya barisan belakang membuat United akhirnya kehilangan kendali dengan cepat. Jala gawang David De Gea sempat bergetar saat tandukan Myron Boadu gagal dihentikan, tetapi hakim garis telah mengangkat benderanya.

Dua menit berselang, giliran Oussama Idrissi dan Dani De Wit yang memberikan tekanan. Tetapi usaha keduanya juga gagal mengubah papan skor.

Usai serangan yang banyak di dominasi AZ, United akhirnya mampu keluar dari tekanan di pertengahan babak pertama. Daniel James lepas dari kawalan dan lepaskan umpan cutback kepada Mason Greenwood, tetapi serangan tersebut berhasil dibaca dengan baik oleh Ron Vllaar yang memblok tembakan tersebut. Hingga jeda tidak ada gol tercipta.

Di babak kedua AZ tidak mau mengendurkan tekanan, dalam lima belas menit pertama mereka sempat mengklaim dua penalti. Tetapi sang pengadil mengabaikan hal tersebut.

beberapa perubahan dilakukan dipertengahan babak kedua dengan memasukkan Marcus Rashford dan Jesse Lingard, tetapi United justru semakin terancam. De Gea harus tampil secara heroik untuk mematahkan usaha Own Wijndal dan Idrissi untuk mengamankan gawangnya.

Kehadiran Scott McTominay di lapangan sempat membuat United lebih lega, tetapi peluang yang didapatkan Lingard juga gagal diarahkan ke gawang. Hingga akhir tak ada gol tercipta dan United juga gagal mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang.

The Red Devils harus tergeser ke peringkat dua klasemen sementara grup L, setelah Partizan Belgrade sama-sama mengantongi empat poin dan jumlah gol yang lebih banyak. Sementara AZ membuntuti di peringkat ketiga dengan dua angka.

Susunan Pemain

AZ Alkmaar: Marco Bizot; Yukinari Sugawara, Ron Vlaar, Stijn Wuytens, Owen Wijndal; Fredrik Midtsjo, Dani de Wit, Teun Koopmeiners; Calvin Stengs, Myron Boadu, Oussama Idrissi.

Manchester United: David de Gea; Diogo Dalot, Victor Lindelof, Marcos Rojo, Brandon Williams; Fred, Nemanja Matic; Juan Mata, Angel Gomes, Daniel James; Mason Greenwood.

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi BandarQ / BandarQQ Poker QQ DominoQQ Pkv Games Terpercaya Di Indonesia Minimal Deposit Withdraw Hanya 15.000 Dan Kunjungi Juga Pacuantogel Untuk Mendapatkan Prediksi Togel SGP Singapore Paling Jitu Situs Togel Bandar12 Situs Judi Agen Bandar Bola SBOBET

>> DAFTAR <<

Laporan Pertandingan: Manchester United vs Astana

Liga Europa

Laporan Pertandingan: Manchester United vs Astana – Gol Tunggal dari Mason Greenwood berhasil memastikan kemenangan Manchester United atas Astana.

Manchester United memulai petualangannya di Liga Europa musim ini dengan kemenangan atas tamunya Astana lewat gol semata wayang yang dicetak oleh Mason Greenwood pada menit 73.

Manchester United langsung menggebrak diawal babak pertama. Laga baru berjalan tiga menit, Fred langsung memberikan ancaman ke pertahanan Astana. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang lawan.

Pada menit ke 12′, Marcus Rashford memiliki peluang emas untuk mencetak gol. Dalam keadaan tidak terkawal memanfaatkan bola liar, Penyerang United itu berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang tim tamu, namun sepakannya dari jarak dekat masih di blok oleh Eric.

Tiga menit berselang, Mason Greenwood melepaskan tembakan keras mengarah ke pojok gawang. Namun sepakannya masih melebar di sini kanan gawang tamu.

Giliran Astana yang melancarkan serangan. Murtzaev berhasil melewati hadangan Dalot kemudian menggiring bola kedalam kotak penalti lalu melepaskan tembakan, namun Jones berhasil menahan bola sehingga dengan mudah diamankan oleh Romero.

Tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu terus menekan pertahanan Astana. Dalot dari sisi kanan memberikan umpan silang terukur, namun bola masih bisa di halau oleh lini pertahanan tim tamu.

Sebuah serangan balik cepat dilancarkan oleh Astana. Murtazaev berlari mengejar umpan terobosan dari Simunovic kemudian melepaskan tembakan menyusur tanah yang masih terlalu mudah bagi Romero. Namun hakim garis mengangkat bendera lebih dulu tanda posisi Murtazaev sudah offside.

Tiga menit jelang turun minum, Rashfrod kembali menciptakan peluang berbahaya. Memanfaatkan bola liar, sontekan penyerang United itu masih lurus ke arah pelukan penjaga gawang Astana.

Babak pertama berakhir dengan kedua tim gagal untuk mencetak satu gol pun.

Memasuki babak kedua, United kembali memberikan ancaman. Marcos Rojo dari sisi kiri memberikan umpan silang mendatar, namun bola hanya melintas di depan gawang tanpa bisa dijangkau oleh Rashford dan Chong.

United terus menekan pertahanan Astana. Greenwood berusaha meneruskan umpan tendangan penjuru. Namun sepakannya dari jarak dekat membentur pemain bertahan Astana dan mengenai tiang gawang lawan.

Setan Merah berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-73 melalui sepakan Greendwood dari sudut sempit ke arah tiang jauh melewati kedua kaki kiper Astana, Eric.

Susunan Pemain :

Manchester United : Sergio Romero, Marcos Rojo, Axel Tuanzebe, Phil Jones, Diogo Dalot, Angel Gomes, Nemanja Matic, Fred, Tahith Chong, Mason Greenwood, Marcus Rashford.

Astana : Nenad Eric, Dmitri Shomko, Zarko Tomasevic, Yevgeny Postnikov, Antonio Rukavina, Runar Mar Sigurjonsson, Luka Simunovic, Ivan Mayewski, Marin Tomasov, Roman Murtazayev, Dorin Rotariu.

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi BandarQ / BandarQQ Poker QQ DominoQQ Pkv Games Terpercaya Di Indonesia Minimal Deposit Withdraw Hanya 15.000

>> DAFTAR <<

Manchester United vs FC Astana: Preview, Skuad, Prediksi Skor

Liga Europa

Manchester United vs FC Astana: Preview, Skuad, Prediksi Skor – Ini akan menjadi pertemuan pertama antara klub Inggris dan wakil dari Kazakhstan di kompetisi Eropa.

Kompetisi: Liga Europa | Matchday 1 Babak Grup

Waktu & Tempat: Jumat, 20 September 2019 | 02:00 WIB | Old Trafford, Manchester

Skor: Manchester United 4 – 0 FC Astana

Kabar Manchester United

Setan Merah akan memulai petualangannya di Liga Europa musim ini dengan menjamu FC Astana asal Kazakhstan. Pertandingan nanti adalah pertemuan pertama bagi kedua tim, namun tim tuan rumah merasa percaya diri dan siap tempur.

Mengingat jadwal pertandingan antara Liga Europa dan Liga Primer Inggris berdekatan, manajer Ole Gunnar Solskjaer memilih untuk melakukan rotasi, dengan ia menggaransi tiga pemain yang selama ini jarang bermain, bakal diturunkan sebagai starter.

Mereka yang dipastikan turun sejak menit awal adalah kiper Sergio Romero, bek muda Axel Tuanzebe dan penyerang Potensial Mason Greenwood. Terlepas itu, United tidak bisa mengandalkan tenaga Daniel James karena sedang mengalami cedera.

Pemain lain yang diperkirakan absen adalah Paul Pogba (engkel), Luke Shaw, dan Anthony Martial (keduanya paha), selagi sisa skuad berada dalam kondisi fit.

Kabar Terkini FC Astana

Astana baru terbang ke Manchester pada Rabu kemarin dan mereka yakin bisa mengejutkan raksasa Inggris tersebut. Meski United punya banyak pemain bintang, bek Dmitri Shomko menyebut mereka juga manusia yang bisa melakukan kesalahan.

Shomko juga berjanji akan memberikan yang terbaik demi membuat Kazakhastan pada umumnya dan Astana pada khususnya merasa bangga.

“Kami sudah siap untuk pertandingan melawan Manchester United dan akan menunjukkan permainan yang bagus untuk menyenangkan fans,” kata SHomko kepada Sports. “Ini juga menjadi ajang ‘iklan yang bagus untuk Kazakhstan dan Astana.

“Manchester United adalah favorit di gurp ini, hampir sebagian timnya di bentuk dari pemain bintang. Namun pemain bintang itu juga manusia biasa. Mereka bisa melakukan kesalahan.

“Kami akan bermain dan dalam prosesnya kita bakal melihat apa yang bisa kami lakukan,” imbuhnya.

Prakiraan Susunan Pemain

Manchester United (4-2-3-1): Romero; Dalot, Tuanzebe, Jones, Rojo; Matic, Fred; Mata, Lingard, Rashford; Greenwood.

FC Astana (4-5-1): Eric; Rukavina, Simunovic, Postnikov, Shomko; Tomasov, Sigurjonsson, Maevski, Logvinenko, Murtazayev; Janga.

Prediksi Skor: Manchester United 4-0 FC Astana

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi BandarQ / BandarQQ Poker QQ DominoQQ Pkv Games Terpercaya Di Indonesia Minimal Deposit Withdraw Hanya 15.000

>> DAFTAR <<

Reaksi Fans Manchester United Usai Pengundian Fase Grup Liga Europa

Manchester United

Reaksi Fans Manchester United Usai Pengundian Fase Grup Liga Europa – Pengundian fase grup Liga Europa yang dilaksanakan di Grimaldi Forum, Monaco, Jumat (30/8) telah selesai di helat. Manchester United, yang menjadi klub unggulan musim 2019/20, masuk dalam grup terakhir alias Grup L bersama Astana, Partizan, dan AZ Alkmaar.

Manchester United juga telah mengumumkan hasil pengundian tersebut melalui dua platform media sosialnya, yakni Instagram dan Twitter. Seolah hanyut dalam keyakinan yang mantap, sederet penggemar mencurahkan isi hati mereka di dalam kolom komentar unggahan tersebut.

Sebagian besar penggemar yakin kalau MU akan menang mudah dalam perebutan trofi Liga Europa musim 2019/20. Namun tak sedikit pula yang melayangkan sindirian kepada pasuan Ole Gunnar Solskjaer tersebut.

“Jika kalian tidak mendapat 18 poin, kami akan sangat malu,” komentar satu di antara penggemar.

“Ini adalah grup paling mematikan yang pernah ada,” sindir yang lainnya.

Ekspektasi penggemar Manchester United pada kompetisi sepak obla kasta dua antar klub Eropa tersebut cenderung tinggi. Namun hal tersebut bisa di maklumi.

Dari 48 klub yang turut serta dalam gelarang Liga Europa musim ini, nama Manchester United merupakan satu di antara klub yang paling mentereng. Statistik mencatat, Manchester United sudah mengoleksi tiga Piala Europa. Penguasa Old Trafford ini bahkan diykaini bisa tampil kompetitif di Liga Europa.

Meski demikian, pasukan Ole Gunnar Solskjaer tetap harus waspada pada setiap rivalnya di Lgia Europa musim ini. Sebab, tidap menutup kemungkinan ada klub underdog akan bangkit dan menjadi mimpi buruk bagi pasukan Setan Merah.

Nasib Manchester United di babak fase grup Liga Europa berkebalikan dengan nasib Slavia Praha di babak fase grup Liga Champions.

Seperti diketahui , klub asal Ceko itu mendapat tiga rival tangguh dalam kompetisi antarklub Eropa paling pretisius tersebut. Slavia Praha harus berhadapan dengan Inter Milan, Barcelona, dan Borussia Dortmund.

Situasi ini juga menjadi poin tersendiri bagi penggemar Manchester United. Beberapa di antara mereka mengklaim kalau posisi MU dan Slavia Praha tertukar.

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi BandarQ / BandarQQ Poker QQ DominoQQ Pkv Games Terpercaya Di Indonesia

Semogaqq Agen Bandarq Online,Semogaqq Situs Judi Online, DominoQQ, BandarQQ, Poker QQ, AduQ, Capsa Susun, Bandar Poker dan Bandar Sakong, Pkv Games

>> DAFTAR <<

Presiden UEFA: Tim Azerbaijan Tidak Akan Mengeluh Datang Ke London

Liga Europa

Presiden UEFA: Tim Azerbaijan Tidak Akan Mengeluh Datang Ke London – Presiden UEFA otoritas sepakbola tertinggi Eropa ini membela keputusan menggelar final Liga Europa di Baku.

Popularitas klub – klub Inggris di Eropa telah rusak karena keluhan mereka terhadap keputusan menggelar final Liga Europa di Azerbaijan, demikian menurut presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Otoritas sepakbola Eropa tersebut dikritik fans dan pandit karena pilihan menggelar final di Baku, sebuah duel yang dimenangkan Chelsea 4 – 1 Atas Arsenal.

Isu tiket dan perjalanan membuat suporter kesulitan datang langsung ke Stadion dan terbukti Baku Olympic Stadium tidak dipadati oleh fans.

UEFA juga dikritik terkait keamanan Henrikh Mkhitaryan dengan Arsenal mengambil keputusan tidak membawanya ke Azerbaijan karena tensi tinggi negara tersebut dengan Armenia.

Ceferin akhirnya angkat bicara terhadap sejumlah keluhan yang ada dengan menyebut dua tim Azerbaijan bermain di London, mereka dan fansnya tidak akan mengeluh.

“Setiap kami menghadapi tim Inggris, keluhan selalu ada. Sikap ini tidak akan membantu popularitas sepakbola Anda di Eropa,” ujarnya di Oxford.

“Jika seseorang bertanya kepada kami mengapa mengambil keputusan menggelar final di Baku, saya akan menjawab ada orang disana. Jika ada dua tim Azerbaijan bermain di London, mereka tidak akan mengeluh. Mereka akan datang dan bermain tanpa masalah.”

“Baku adalah keputusan yang diambil 1,5 tahun sebelumnya. Baku punya stadion modern dengan kapasitas 70.000 penonton. Saya pikir hanya ada satu stadion di Inggris yang lebih besar dari itu.”

“Mereka harus menyaksikan pertandingan pada jam 11 malam karena perbedaan waktu, tetapi tidak ada yang mengeluh.”

Caferin kemudian menegaskan semangat membangun sepakbola di luar negara – negara Eropa yang sudah dominan.

“Kami harus mengembangkan sepakbola, tidak hanya di Inggris dan jerman saja,” tandasnya.

Chelsea vs Arsenal: Saat Harapan The Gunners Berubah Jadi Mimpi Buruk

Arsenal FC

Chelsea vs Arsenal: Saat Harapan The Gunners Berubah Jadi Mimpi Buruk – tampaknya akan segera di tinggal salah satu pemain bintang, karena gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Jarak dari London ke Baku adalah 2.500 mil dan itu kini terasa sama jauhnya dengan perjalanan Arsenal untuk kembali ke Liga Champions, setelah mereka dikalahkan Chelsea 4 – 1 di final Liga Europa, Kamis (30/5) dini hari WIB.

Pertandingan itu merupakan pertaruhan terakhir bagi The Gunners untuk lolos ke Liga Champions, usai melepas posisi di empat besar Liga Primer Inggris pada pekan-pekan terakhir. Tetapi mereka tidak bisa bangkit melawan The Blues, yang sebenarnya sudah mengamankan tempat mereka di UCL musim depan.

Sekarang, ketika Arsenal memulai perjalanan panjang kembali ke London mereka seperti menatap ke dalam jurang, sementara di tempat berbeda tim – tim top Liga Primer lain justru bertambah kuat.

Unai Emery dipastikan hanya akan memiliki anggaran transfer £45 juta musim panas ini. Di sisi lain dia juga harus memperkecil gap kualitas dengan tim lain seperti Manchester City, Liverpool dan Tottenham Hotspur. Ini merupakan musim pertama yang menjanjikan bagi pria Spanyol tersebut, tapi dia akan kesulitan untuk bangkit dari akhir yang mengecewakan.

Arsenal akan bergabung ke Liga Europa bersama Manchester United dan Wolverhampton Wanderers, dua tim yang tidak diragukan lagi akan menghabiskan banyak uang dalam beberapa bulan mendatang untuk meningkatkan kualitas pasukan mereka. Sedangkan Emery tidak akan memiliki kemewahan seperti itu.

Tidak ada yang mempertanyakan masa depan Emery musim panas ini, dan dia akan di dukung oleh klub. Tetapi bagi sebagian penggemar, akan tetap muncul pertanyaan apakah dia orang yang tepat untuk memimpin Arsenal kembali berjaya. Cara mereka kalah di baku hanya akan menambah pertanyaan – pertanyaan itu.

Arsenal memulai laga dengan baik, tetapi kontribusi beberapa pemain mulai hilang di tengah pertandingan, dan kemudian menyerah di babak kedua.

Sundulan Oliver Giroud membuka keunggulan Chelsea pada menit ke – 49 dan Pedro menggandakan skor ketika laga berjalan tepat sejam. Penalti Eden Hazard memperbesar keunggulan dan pemain asal belgia itu juga langsung memupus harapan Arsenal untuk bangkit dengan mencetak gol keempat hanya beberapa saat setelah Alex Iwobi memperkecil skor.

Emery memasukkan tangan ke dalam saku ketika gol bersarang dan menggertakkan gigi ketika menyaksikannya dari pinggir lapangan. Dia sudah tahu apa yang akan di hadapinya musim panas ini. Sekali lagi musim tanpa kemewahan Liga Champions dan sekali lagi akan menghadapi pekerjaan yang sulit.

Arsenal merupakan klub yang seluruh model bisnisnya bergantung pada Liga Champions. Dalam dua musim terakhir, mereka telah sengsara karena tidak mendapat pemasukan tambahan. Tagihan gaji melumpuhkan kemampuan mereka untuk berbelanja dan sang pemilik Stan Kroenke tetap bersikeras tidak mau memberi suntikan dana tambahan.

Hal tersebut membuat Emery menghadapi kemungkinan harus menjual beberapa pemain bintang, agar mendapat dana tambahan. Alexandre Lacazette jelang final mengatakan bahwa dia akan berbicara dengan klub musim panas ini mengenai masa depannya. Beberapa klub seperti Barcelona dan Atletico Madrid di kabarkan tertarik untuk merekrut penyerang asal Prancis itu.

Dan, sayangnya bagi Arsenal, mungkin hal-hal seperti itu harus di tempuh The Gunners karena Emery sedang dihadapkan dengan pekerjaan berat, membangun ulang pondasi tim.

Bukan bermaksud meremehkan, tetapi final ini merupakan pertandingan terpenting Arsenal dalam satu dekade terakhir. Itu adalah pertandingan yang haus mereka menangkan, tetapi mereka malah kalah dengan cara yang sungguh memalukan.

Tidak ada akhir yang bahagia bagi Petr Cech, tidak ada trofi bagi Aaron Ramsey untuk berpamitan. Lucas Torreira berlinangan air mata ketika meninggalkan lapangan, begitu juga para penggemar ditribun yang sudah menempuh perjalanan jauh di baku.

Sebuah pertandingan yang menjanjikan banyak hal justru berubah jadi mimpi buruk bagi Arsenal. Sekarang Emery harus membangun ulang tim, tetapi segalanya akan jadi jauh lebih sulit setelah apa yang terjadi di Baku.


Henrikh Mkhitaryan Absen, Emmanuel Petit: Aib Bagi Liga Europa!

Liga Europa

Henrikh Mkhitaryan Absen, Emmanuel Petit: Aib Bagi Liga Europa! – Petit mengecam UEFA karena menggelar final Liga Europa di Baku yang menyebabkan salah satu pemain Arsenal harus absen.

Peristiwa tidak lazim akan terjadi di laga final Liga Europa, Kamis (30/5) dini hari WIB, setelah Henrikh Mkhitaryan memustuskan untuk tidak berangkat ke Baku karena khawatir dengan keselamatannya sebagai warga negara Armenia.

Chelsea dan Arsenal sudah melakukan perjalanan panjang ke ibu kota Azerbaijan, tetapi banyak penggemar mereka yang memilih untuk tidak melakukan perjalanan karena kasus yang menimpa Mkhitaryan. Hal tersebut tentu bukan hal yang baik bagi citra Liga Europa.

UEFA secara luas dikecam karena membiarkan situasi seperti ini terjadi dan mantan bintang The Gunners Emmanuel Petit jadi nama terbaru yang menentang badan sepakbola Eropa tersebut.

“Arsenal tidak bertanggung jawab atas situasi Henrikh Mkhitaryan di final Liga Europa. Keadaan politik yang melibatkan Armenia dan Azerbaijan bukanlah salah mereka,” tegas Petit.

“Bagi saya, ini mengenai UEFA. Mereka seharusnya mempertimbangkan semua ini sebelumnya. Saya tidak bisa mengerti bagaimana mereka membiarkan skenario dimana seorang pemain tidak bisa memainkan pertandingan sepakbola karena alasan politik.”

“Ketika anda memutuskan untuk mengadakan final Eropa yang sangat jauh dari tujuan, maka biasanya Anda perlu mengantisipasi masalah seperti Mkhitaryan. Itu Memalukan! Arsenal dan Mkhitaryan adalah korban dan saya sangat kecewa dengan UEFA.”

‘Di atas segalanya, itu adalah mimpi buruk bagi para pendukung yang mencoba untuk mencapai Baku. Saya berharap yang terbaik untuk para penggemar yang mencoba untuk sampai ke sana. Ini adalah final Eropa dan pertandingan besar bagi kedua klub, terutama untuk Arsenal.”

Dua klub yang ertemu di Final Liga Europa ini merupakan klub yang pernah di bela Petit ketika masih bermain. Petit bermain di Arsenal pada 1997 sampai 2000, dan di Chelsea pada 2001 hingga 2004.

Liga Europa – Lima Alasan Mengapa Arsenal Wajib Kalahkan Chelsea

Liga Europa

Liga Europa – Lima Alasan Mengapa Arsenal Wajib Kalahkan Chelsea – Lebih dari sekadar kembali ke Liga Champions, kemenangan atas Chelsea di final Liga Europa akan punya sejumlah dampak positif bagi masa depan Arsenal.

Semua akhirnya bermuara pada satu pertandingan terakhir.

Menang melawan Chelsea di Baku, mana Arsenal akan kembali ke Kompetisi teratas Eropa. Namun jika kalah The Gunners akan berpatisipasi di Liga Europa untuk musim ketiga berturut – turut.

Situasi ini seharusnya tidak perlu terjadi andai pasukan Unai Emery bisa menemukan konsistensi di Liga Primer Inggris. Akan tetapi, akhir musim yang payah membuat Arsenal gagal finis empat besar.

Sekarang Arsenal tahu, hanya kemenangan melawan Chelsea di final Liga Europa yang akan membuat mereka kembali ke jajaran klub elite Eropa. Itu semua menambah tekanan jelang laga krusial di Baku, Kamis (30/5) dini hari WIB. Satu pertandingan yang akan menentukan kesuksesan Emery pada musim pertamanya di Arsenal.

12bola mencoba menjabarkan lima alasan mengapa kelolosan ke Liga Champions akan sangat berarti buat pasukan Emery untuk terus maju dan berkembang.

Kondisi Finansial Akan Kembali Normal

Keuntungan terbesar dari lolos Liga Champions tentu saja adalah peningkatan pendapatan. Uang.

Perlu diketahui, model bisnis Arsenal didasarkan pada kelolosan ke Liga Champions. Oleh karena itu, hilangnya ajang tersebut dari kalender Arsenal dalam dua musim terakhir telah menghantam arus pendapatan klub, terutama karena tagihan gaji pemain menggelembung pada tingkat yang belum pernah terjaid sebelumnya yaitu sekitar £220 juta setahun.

Bahkan perkiraan untuk musim depan adalah Arsenal akan mengalami kerugian operasional sekitar £60 sampai £70. Di musim 2017/18, Arsenal diperkirakan mengalami penurunan pendapatan sebesar £40 juta dari musim 2016/17, di mana £35 juta di antaranya disebabkan karena absen di Liga Champions.

Angka – angka tersebut menunjukan betapa pentingnya kelolosan Liga Champions bagi Arsenal, terutama dengan keputusan pemilik Arsenal Stan Kroeke yang menolak untuk memasukkan uangnya sendiri ke Klub.

Jika menang di Baku, Arsenal secara keselurusan akan mengumpulkan £35 juta dari Liga Europa. Sementara itu Liverpool dan Tottenham Hotspur sudah mengantongi £100 juta dengan hanya masuk ke final Liga Champions musim ini.

Jadi, jika Arsenal memenangkan Liga Europa dan kembali ke Liga Champions musim depan, prospek keuangan klub akan jauh lebih baik.

Meningkatkan Daya Beli

Penghasilan tambahan yang dihasilkan dari Liga Champions juga berarti bahwa Arsenal dapat menghabiskan lebih banyak uang di bursa transfer musim panas ini.

Unai Emery masih berusaha untuk mendatangkan beberapa rekrutan anyar. Para pemain seperti bek Saint – Etienne William Saliba, sayap Crystal Palace Wilfried Zaha, dan sayap Lille Nicolas Pepe jadi target teratas.

Namun, pemain – pemain tersebut akan berada di luar jangkauan jika Arsenal tidak mengamankan tiket Liga Champions. Jika Arsenal gagal menang di Baku dan harus kembali bermain di Liga Europa, anggaran belanja pemain hanya sekitar £40 sampai £45 juta.

Akan tetapi, jika sanggup mengalahkan Chelsea, angka itu akan bertambah secara signifikan, bahkan berpotensi naik dua kali lipat. Hal tersebut akan memberi Arsenal kekuatan lebih besar di bursa transfer saat mereka ingin merombak skuat.

Jadi Magnet Bagi Pemain TOP

Arsenal adalah klub yang seharusnya satu tarikan napas dengan Liga Champions.

The Gunners mungkin tidak pernah Juara Liga Champions di era Arsene Wenger, tetapi setidaknya mereka selalu terlibat didalamnya dengan 20 musim berturut – turut bermain di kompetisi teratas Eropa itu. Keikutsertaan berkelanjutan di Liga Champions membantu mereka menjadi salah satu tim paling disegani di Eropa, dan tidak diragukan lagi hal itu membantu mengamankan target transfer.

Akan tetapi, reputasi Arsenal sedikit terpukul karena dua musim terakhir harus berlaga di Liga Europa. Kepala sepakbola Arsenal Raul Sanllehi mengakui bahwa sejumlah target transfer di musim panas ini akan lebih mudah diamankan dengan iming-iming bermain di Liga Champions.

“Kami sudah berada dibursa dan kami sudah berbicara dengan sejumlah pemain incaran kami,” ujar Sanllehi. “Ini berjalan baik dan citra yang dimiliki Arsenal didunia sepakbola sangat kuat.”

“Kami harus kembali ke habitat kami dan itu adalah Liga Champions. Banyak pemain yang benar – benar ingin kami berada disana. Tentu saja berada di Liga Champions akan sangat membantu, karena semua pemain ingin bermain di kompetisi terbaik.”

Membangun Fondasi Tim

Mengganti seorang ikon seperti Arsene Wenger tidak akan pernah mudah.

Kita telah menyaksikannya di Manchester United, betapa sulit untuk mengganti manajer yang telah begitu sukses dalam periode yang sangat lama. Unai Emery menyadari hal tersebut ketika dia tiba di Emirates musim lalu, di tambah lagi dengan tingginya tuntutan dari direksi klub.

Arsenal ingin dan butuh bermain di Liga Champions dan mereka masih memiliki satu kesempatan terakhir di Baku. Manajer Asal Spanyol tersebut memiliki dua tahun tersisa di kontraknya. Berhasil membawa The Gunners kembali ke Liga Champions di musim pertama akan menempatkan Emery pada posisi yang kuat untuk melanjutkan pekerjaannya.

Dia juga sudah mengaku ingin tinggal di klub London ini untuk jangka panjang. Mampu mempersembahkan trofi Liga Europa serta kembali ke Liga Champions bakal menjadi pesan tegas dari mantan pelatih Paris Saint Germain dan Sevilla itu untuk terus membangun klub sesuai dengan Visinya.

Menahan Kepergian Pemain Bintang

boleh jadi tertatih – tatih selama beberapa tahun terakhir, tetapi mereka masih ada banyak pemain top di skuat mereka yang di lirik oleh klub – klub rival.

Sudah ada rumor tentang minat Barcelona kepada Alexander Lacazette, sementara Real Madrid terus di kaitkan dengan Pierre Emerick Aubameyang. Tidak pula mengejutkan apabila tim – tim top lain mengincar beberapa pemain yang baru datang dimusim panas lalu seperti Bernd Leno, Lucas Torreira, dan Matteo Guendouzi.

Dengan tagihan gaji yang membengkak dan hampir tidak ada kemungkinan untuk melego Mesut Ozil di musim panas ini, kegagalan mengamankan tiket Liga Champions dapat memaksa membuat keputusan tidak nyaman: Menjual pemain bintang mereka.

Ada juga kemungkinan para pemain tersebut terdorong oleh prospek untuk bermain di kompetisi lebih besar. Jadi apabila sanggup menawarkan Liga Champions, setidaknya punya alasan kuat untuk mempertahankan Para pemain bintang mereka, bukan hanya dalam jangka pendek, tetapi juga dalam hal negosiasi kontrak baru.

Eden Hazard: Juara Liga Europa Perpisahan Sempurna

Liga Europa

Eden Hazard: Juara Liga Europa Perpisahan Sempurna – Hazard bertekad menutup kariernya bersama The Blues dengan raihan prestasi seandainya memang pergi pada musim panas.

Eden Hazard mengatakan kemenangan di final Liga Europa lawan Arsenal akan menjadi “perpisahan sempurna” untuk Chelsea jika dirinya hengkang pada musim panas ini.

Hazard mengungkapkan pada akhir musim bahwa dirinya sudah membuat keputusan soal masa depannya dan diyakini hal tersebut akan segera terungkap selepas final di Baku, Azerbaijan.

Sky Sports News menyebutkan Chelsea meminta £130 juga untuk transfer Hazard, tapi Real Madrid yang optimistis merekrutnya sejauh ini hanya berani mengeluarkan tak lebih dari £88 Juta mengingat sang pemain memasuki 12 bulan terakhir kontraknya di Stamford Bridge.

Gelandang serang Belgia berusia 28 tahun tersebut menegaskan sejauh ini belum ada kesepakatan final soal masa depannya, namun mengisyaratkan kemenangan di final Liga Europa akan menjadi perpisahan sempurnya baginya.

“Ini adalah kompetisi Eropa, jadi bagi saya, klub, manajer, fans merupakan sesuatu yang penting,” Klaim Hazard.

“Ketika Anda memainkan sebuah final, itu tidak peduli apakah Liga Champions, Liga Europa atau Piala Liga, Anda hanya ingin menang, Anda hanya ingin membawa trofi pulang ke rumah dan merayakannya.”

“Ketika Anda bermain untuk Chelsea diawal musim, orang – orang berpikir tentang trofi mana yang bisa kami dapatkan pada akhir Mei, jadi yang satu ini merupakan sesuatu yang penting.”

“Kami kalah di final Piala Liga, Jadi pada akhir musim ini adalah trofi yang bisa kami menangkan,” lanjutnya.

“Kami kalah di final Piala Liga, jadi pada akhir musim ini adalah trofi yang bisa kami menangkan,” lanjutnya.

“Saya hanya ingin memenangkan trofi, hanya itu. Tidak peduli apakah saya mencetak gol atau tidak. Jika ini adalah pertandingan terakhir saya, semoga saya bisa membawa pulang trofi.”

“Apakah ini akan menjadi perpisahan sempurna? Ya.!”

Shkodran Mustafi: Organisasi Pertahanan Kunci Juara Liga Europa

Liga Europa

Shkodran Mustafi: Organisasi Pertahanan Kunci Juara Liga Europa – Mustafi optimistis The Gunners bisa menampilkan organisasi pertahanan bagus dan mengalahkan Chelsea.

Shkodran Mustafi meyakini duel final Liga Europa antara Arsenal dan Chelsea akan di tentukan oleh organisasi pertahanan tim yang lebih bagus.

Arsenal menatap final tersebut dengan potensi duet striker Alexandre Lacazette dan Pierre Emerick Aubameyang yang kemungkinan besar akan main sebagai starter dalam laga yang di gelar di baku, Azerbaijan.

Sang bek berusia 27 tahun merasa Arsenal bisa mengalahkan Chelsea untuk bisa meraih tiket menuju Liga Champions musim depan lewat jalur juara Liga Europa asalkan The Gunners mampu memiliki organisasi pertahanan yang apik.

“Ini tentang bagaimana kami memulai pertandingan dan tim mana yang akan lebih terorganisir,” kalim Mustafi.

“Kami saling mengenal dengan sangat baik dan kami saling bertanding dalam banyak pertandingan. Mereka tahu kelemahan kami, kami pun juga. Ini akan menjadi laga siapa yang paling sedikit membuat kesalahan, akan sangat ketat.”

“Tapi saya percaya pada tim saya sendiri dan setiap pemain yang ada disini, dan saya percaya kami semua cukup bagus untuk bisa mengalahkan mereka.”

“Bahkan ketika Anda bermain lawan Chelsea, ini adalah Liga Europa, sebuah final jadi akan menjadi sesuatu yang berbeda dari laga-laga yang kami mainkan di Liga Primer.”

“Akan menjadi pertandingan di mana sebuah kesalahan akan menghukum Anda dan Itulah mengapa kami harus terus sangat berhati – hati.”

“Tugas kami sebagai pemain belakang adalah mencoba untuk tidak kebobolan tapi jika Anda membuat 90 persen tugas Anda dan 10 persen lawan mencetak gol, orang – orang akan melupakan yang 90 persen.”