Category Archive : Bundesliga

Manuel Neuer Pensiun Saat Tak Lagi Dibutuhkan Bayern Munchen dan Timnas Jerman

Jerman

Manuel Neuer Pensiun Saat Tak Lagi Dibutuhkan Munchen dan Jerman – Kiper Timnas Jerman Dan Bayer Munchen, Manuel Neuer, merasa masih berambisi dan lapar akan kemenangan. Meski sudah berusia 33 tahun, Neuer masih belum berpikir pensiun dari dunia sepak bola.

Dalam perjalanan kariernya sebagai satu dari beberapa kiper hebat di dunia sepakbola, Manuel Neuer sempat harus beristirahat karena cedera dan menepi selama beberapa tahun. Namun, saat kembali dari cedera, Neuer tetap menjadi kiper pilihan utama, baik untuk klubnya, maupun untuk timnas.

Hal tersebut yang membuatnya masih belum memikirkan untuk pensiun dari dunia sepakbola. Kepada Welt am Soontag yang dilansir Goal, Neur mengungkapkan momen seperti apa yang akan membuatnya memutuskan pensiun.

“Ketika Anda tidak lagi dibutuhkan dan Anda merasakannya, sulit untuk bangkit dan termotivasi setiap harinya,” ujar Neuer.

“Saya merasa bahwa saya masih sangat dibutuhkan di sini, di tim nasional, dan setiap orang senang saya berada disini. Jelas saya harus memperlihatkannya melalui performa saya,” lanjut Manuel Neuer.

Bukan hanya karena merasa masih dibutuhkan oleh Bayern Munchen dan Timnas Jerman, Manuel Neuer memang masih mampu tampil di level tertinggi dalam permainannya. Ia pun menyebut keriernya yang panjang memang terjadi karena kecintaanya terhadap sepakbola.

“Ini merupakan hasil dari kecintaan saya terhadap olahraga ini. Sangat senang ketika saya berada di lapangan latihan atau dalam pertandingan. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi saya,” ujar Neuer.

“Saya berusia 33 tahun, tapi ketika saya berada di lapangan, saya selalu merasa bahwa saya masih bisa meningkatkan kemampuan saya dalam menjaga gawang. Saya masih terganggu dengan hal-hal yang tidak berguna seperti yang mereka lakukan pada sembilan atau sepuluh tahun lalu, dan saya masih gembira dengan semua yang berjalan baik,” lanjutnya.

Neuer masih memiliki kontrak bersama Bayern Munchen hingga 2021, dimana itu berarti dirinya akan berusia 35 tahun. Neuer mengaku sadar tubuhnya berubah seiring bertambahnya usia, tapi ia mampu mengadaptasi gaya berlatihnya untuk membantunya tetap berada di level terbaik dalam permainannya.

“Saat usia masih muda, Anda tak harus berbuat banyak untuk tetap fit. Namun, Semua berubah. Saya sudah menyadarinya, jadi saya memberikan perhatian besar kepada apa yang saya lakukan dan bagaimana saya melakukannya,” tegas Neuer.

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi BandarQ / BandarQQ Poker QQ DominoQQ Pkv Games Terpercaya Di Indonesia.

>> DAFTAR <<

Bukan Bintang , Philippe Coutinho Cuma Pemain Cadangan Barcelona

Bundesliga

Bukan Bintang , Philippe Coutinho Cuma Pemain Cadangan Barcelona – Kapasitas Philippe Coutinho diragukan mantan pelatih timnas Jerman Berti Vogts setelah gagal di Barcelona.

Berbeda dari suara mayorita, mantan pelatih tim nasional Jerman Berti Vogts tidak terlalu antusias menyambut kedatangan Philippe Coutinho ke Bayern Munich.

Kehadiran Coutinho, yang mendarat di Allianz Arena dari Barcelona dengan kesepakatan pinjaman disertai opsi permanen, dinilai banyak pihak akan membantu melonjakkan pamor dari Bundesliga.

Walakin, Vogts berpandangan skeptis pada Coutinho. Menurutnya, sang eks Liverpool mungkin tidak lagi layak menyandang status bintang lantaran gagal unjuk gigi di Camp Nou dan cuma akan menghangatkan bangku cadangan Barcelona jika bertahan.

“Sekilas, peminjaman Coutinho adalah transfer luar biasa untuk Bundesliga,” demikian Vogts dalam kolomnya di t-online.de.

“Tetapi saya ingin mengajukan pertanyaan: Mengapa seorang pemain 27 tahun meninggalkan klub dunia seperti FC Barcelona? Karena dia telah meninggalkan harapan untuk berjaya disana.”

“Mungkin dia bukan bintang dunia, melainkan pemain yang kemungkinan akan menjadi cadangan untuk FC Barcelona pada musim baru nantinya.”

Dan kabar lainnya datang dari manajer Liverpool Jurgen Klopp memberi isyarat klub sebenarnya tertarik merekrut kembali dirinya, hanya saja mereka tak memiliki dana untuk membawa pelang pemain Internasional Brasil itu ke Anfield.

Coutinho resmi bergabung dengan Bayern sebagai pemain pinjaman untuk musim 2019/20 dengan opsi mempermanenkan dengan harga €120 juta di akhir musim. Sebagai bagian dari kesepakatan, Bayern membayar €8.5 juta untuk peminjaman ini dan membayar penuh gaji pemain 27 tahun tersebut.

Sang penyerang kesulitan memenuhi ekspektasi di Barca setelah mereka menebusnya dari Liverpool pada Januari 2018. Alhasil, klub memasukkannya dalam daftar jual di bursa transfer musim panas.

FIFA Izinkan Wasit Menghentikan Laga Jika Ada Ujaran Rasial

FIFA

FIFA Izinkan Wasit Menghentikan Laga Jika Ada Ujaran Rasial – Perang terhadap aksi rasial yang mengotori ajang sepak bola di dunia terus berlanjut. FIFA selaku induk asosiasi olahraga sebelas lawan sebelas itu, belum lama ini menerbitkan aturan baru yang memberi wewenang lebih kepada wasit dalam menghadapi aksi tersebut.

Aturan itu tertuang dalam kode disiplin FIFA. Direktur Legal FIFA, Emilio Garcia SIlvero, telah memperbarui naskah yang bertahan selama 15 tahun di mana wasit diizinkan untuk menghentikan pertandingan saat menemukan tindakan rasial di lapangan.

Selain itu, FIFA juga merevisi aturan kasus doping dan pengaturan skor. Seperti dilansir MARCA, demi menegakkan aturan, FIFA bakal menyebar hasil sidang kedua kasus itu lewat tayangan yang bisa di akses dari seluruh penjuru dunia, Jika diminta pihak-pihak terkait.

Perubahan ini merupakan hasil pembahasan yang dilakukan enam perwakilan konfederasi dan tim lain pada 2019. Dan sumber FIFA menyebutkan, bahwa niat di balik perubahan ini adalah perlawanan bagi para pelanggaran HAM paling mendasar dan menjijikkan.

1 . Aturan tersebut tertuang pada kode disiplin FIFA pasal 13.2 salah satu poinnya mengatur wewenang waasit dalam menghentikan pertandingan bila menemukan pertandingan bila menemukan aksi rasial. Poin lain mengatur sanksi yang menimpa klub bila fans atau suporternya berbuat rasial.Setiap Orang yang mengancam martabat atau integritas suatu negara, seseorang atau sekelompok orang dengan menggunakan kata-kata atau tindakan yang merendahkan, mendiskriminasi atau memalukan (Dengan cara apapun) dengan alasan ras, Warna kulit, asal etnis, jenis kelamin, kecacatan, orientasi seksual, bahasa, agama, posisi politik, daya beli, tempat lahir dari status alasan lain apapun akan dikenai sanksi larangan tampil minimal 10 laga.

2 . Jika satu atau lebih fans dari sebuah federasi atau klub yang melanggar aturan yang dijelaskan di bagian satu, maka sanksi berikut bisa diberikan kepada federasi atau klub yang bertanggung jawab :

a. Dalam kasus pelanggaran pertama, mereka akan memainkan pertandingan dengan penonton terbatas dan denda setidaknya 20.000 franc Swiss (Sekitar 18.000 euro).

b. Jika kesalahan berulang, sanksi dapat mencakup penerapan rencana larangan bertanding, denda, pengurangan poin, atau satu atau lebih pertandingan tanpa penonton, laga usiran, dinyatakan kalah, didiskualifikasi atau degradasi dari kompetisi.

3. Badan yudisial yang berkompeten dapat memanggil pihak-pihak yang jadi korban dugaan diskriminasi untuk memberikan penyataan lisan atau tertulis, yang dikenal sebagai deklarasi dampak terhadap korban.

4. kecuali keadaan luar biasa, Jika wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan akibat tindakan rasial / aksi diskriminasi, tim bakal dinyatakan kalah.

Moukoko Striker Terbaik Dunia Berikutnya Atau Hanya Titisan Freddy Adu?

Bundesliga

Moukoko Striker Terbaik Dunia Berikutnya Atau Hanya Titisan Freddy Adu? – Mempertanyakan masa depan Moukoko memang hal yang wajar, tapi dia menunjukakan punya bakat mencetak gol di Borussia Dortmund.

“Tuhan memberikan Anda kehidupan yang sulit karena dia tahu sejak awal seberapa kuatnya Anda.”

Ketika kata – kata seperti itu diposting di Instagram, kemungkinan besar berasal dari seseorang yang memiliki pengalaman hidup, dan ingin berbagi kebijaksanaan dengan dunia. Tetapi kutipan itu datang dari akun pemain sepakbola berusia 14 tahun. Lebih tepatnya seorang pemain sepakbola berusia 14 tahun dengna lebih dari 317,000 pengikut di media sosial.

Namanya adalah Youssoufa Moukoko, dan jika perkembangannya berjalan lancar, cepat atau lambat dia akan menjadi pencetak gol sensasional berikutnya di dunia sepakbola. Moukoko lahir di ibu kota Kamerun, Yaounde dan dibesarkan di daerah mayoritas muslim Briqueteria.

Sedikit orang yang mengetahui pengalaman sepakbola pertamanya, tetapi sejak dia bergabung dengan akademi St Pauli pada usia sepuluh tahun, setelah dibawah sang ayah Joseph ke Jerman, dia mulai mencuri perhatian.

“Kami mengadakan pertemuan mingguan dengan semua pelatih, dan manajer tim U-14 masuk dan mengatakan dia punya pemain di ruang ganti yang belum pernah dilihatnya memiliki kualitas yang sama dengan pemain seusianya, dia sangat luar biasa dan kai harus melihatnya,”ujar mantan direktur olahraga St Pauli Thomas Meggle.

Bakat dan fisik Moukoko memang tidak wajar untuk pemain seusianya, dan dia langsung dipromosikan ke tim U-15. Pada akhir musim, dia telah mencetak 23 gol dalam 13 pertandingan di liga regional tempat mereka bermain. Manchester United hanyalah satu tim yang menunjukan ketertarikan untuk mendapatkan jasanya.

Namun, muncul keraguan apakah Moukoko benar-benar memiliki usia yang sesuai dengan yang di klaim sang ayah, yang telah bekerja di Hamburg selama 25 tahun sebelum membawa putranya ke Eropa dari Afrika.

“Jika Anda melihatnya secara fisik dan dalam hal perkembangan, maka tentu saja pertanyaan tentang usia muncul,” jelas Meggle. “Kami ditunjukkan dokumen yang sah, yang sangat krusial.”

Bahkan kemudian perdebatan tentang usia Moukoko semakin insetif. Ayahnya mengklaim bahwa dia telah meminta untuk mendaftarkan anaknya di konsulat Jerman di Yaounde, namun di tolak oleh kantor asing, dan baru pada 2016 Moukoko memperoleh akta kelahiran Jerman. Pada tahun yang sama dia membuat keputusan untuk bergabung dengan Borussia Dortmund.

“Tentu saja kami telah mencoba segalanya untuk mempertahankannya, tetapi dengan klub – klub besar kami tidak bisa mengimbanginya,”kenang Meggle.

Meskipun Dortmund dianggap sebagai salah satu klub top terbaik di Eropa untuk mengembangkan bakat pemain muda, dan penggemar hanya perlu melihat perkembangan pemenang NxGn GOAL 2019 Jadon Sanho untuk membuktikannya, beberapa orang mempertanyakan keputusan Moukoko. Pertanyaan tentang usianya pun terus berlanjut.

“Saya tidak pikir dia 12 tahun. Para pemain saya juga tidak [percaya],”kata pelatih Hombruch U-17 Matthias Jabsen setelah sebuah pertandingan pada musim pertama Moukoko di Dortmund, dimana dia mencetak dua gol.

“Saya tidak mengerti mengapa ayah sang pemain tidak melakukan tes umur, yang akan membantu semua orang.”

Lars Ricken, Koordinator akademi Dortmund, kemudian langsung menegaskan: “Dia berusia 12 tahun. Itu fakta, tidak ada keraguan tentang itu.”

Terlepas dari semua hal ini, Moukoko mampu tetap fokus untuk melakukan hal terbaik yang bisa dilakukannya, mencetak. Selama musim 2017/18 dia mencetak 40 gol dalam 28 pertandingan untuk Dortmund U-17. Musim ini dia telah meningkatkan produksinya menjadi 48 gol, termasuk dua dalam kemenangan leg pertama semi-final kejuaraan U-17 atas Wolfsburg.

Bandar12

Dengan demikian, Dortmund telah membuat keputusan untuk mempromosikannya ke tim U-19 musim depan.

“Youssoufa kini telah mencapai usia dimana dia boleh bermain di tim U-19,”Ujar Ricken dalam wawancara dengan Bild baru – baru ini. “Kami melihat kelompok umur ini sebagai umur yang tepat, yang sesuai dengan penampilannya.”

Meskipun siap untuk menerima tantangan baru, Moukoko telah mencoba meredam harapan para penggemar.”Saya tidak berharap orang berpikir bahwa saya akan mencetak 46 gol lagi di U-19,” katanya kepada Ruhr Nachrichten “Saya kenal dengan para pemain [U-19] tapi sayangnya saya tidak memiliki kekuatan yang mereka miliki.

Sementara Moukoko mungkin masih meragukan kekuatan fisiknya, kekuatan pemasaran yang dimilikinya belumlah habis. Dia baru – baru ini menandatangani kontrak dengan salah satu produsen terbesar di sepakbola Nika. Pemain berusia 14 tahun itu menandatangani kesepakatan yang dilaporkan mencapai €1 juta pada April lalu. Angka tersebut bisa melambung hingga €10 juta, tergantung performa di klub dan tingkat internasional.

Kesepakatan semacam itu telah membangkitkan kenangan dengan beberapa kesepakatan Nike sebelumnya. Perusahaan asal Amerika Serikat itu terkenal berani untuk mempertaruhkan uang mereka untuk mendukung talenta – talenta sepakbola yang sangat berbakat.

Pada 2003, Freddy Adu yang saat itu baru berusia 13 tahun menjadi bahan pembicaraan di dunia sepakbola. Dijuluki “Pele AS”, dia diyakini akan menjadi bintang sepakbola global pertama yang muncul dari Amerika serikat.

Sekarang dia berusia 29 tahun, Adu sudah memperkuat 14 klub profesional, dan saat ini berstatus bebas agen setelah meninggalkan Las Vegas Light yang berlaga di United Soccer League.

“Segala sesuatu yang telah saya lalui dan segala sesuatu yang menyakiti karier saya, saya membawanya ke dalam diri saya karena saya tidak mendedikasikan cukup waktu untuk hal itu,” ujar Adu kepada Bandar12.

Entah apakah Moukoko menyadarinya atau tidak, tetapi dia terlihat mampu memetik pembelajaran berharga dari kisah pilu Adu. dia jarang muncul di depan media atau iklan, pemain remaja itu bahka rela melewatkan beberapa pertandingan dengan tim nasional junior agar bisa berkonsentrasi untuk belajar di rumah.

Itu tidak membuktikan bahwa dia pasti akan menjadi pemain hebat, tetapi dia telah melakukan semua yang dia bisa untuk memberikan dirinya kesempatan terbaik. Jika dia terus melakukannya, maka dunia akan segera menyaksikan kehebatan Youssoufa Moukoko.

Gara-Gara Cristiano Ronaldo & Politik, Robben Tinggalkan Real Madrid

Bundesliga

Gara-Gara Cristiano Ronaldo & Politik, Robben Tinggalkan Real Madrid – Robben menceritakan pengalamannya di musim panas 2009 ketika Madrid melakukan perombakan klub secara besar – besaran.

Winger Bayern Munich Arjen Robben mengakui dirinya terpaksa meninggalkan Real Madrid pada 2009 karena dua alasan utama, yakni karena situasi politik Santiago Bernabeu hingga kedatangan Cristiano Ronaldo.

Robben, 35 tahun, di akhir musim ini akan menyudahi karier sepuluh tahunnya bersama Bayern. Belasan gelar sudah ia raih selama berseragam Die Roten, termasuk delapan titel Bundesliga Jerman dan satu Liga Champions.

Dekade sukses di Allianz Arena tersebut bisa terwujud lantaran Robben menerima pinangan Bayern pada musim panas 2009 silam setelah situasi yang kurang menguntungkan bagi dirinya di Madrid.

Kala itu, Robben tengah bersinar dalam dua musimnya di ibu kota Spanyol. Namun, penunjukan kembali Florentino Perez sebagai presiden Madrid hingga di boyongnya Ronaldo Dari Manchester United dengan rekor trasnfer membuat Robben memilih pergi.

“Segalanya menjadi sulit bagi saya, terutama karena pergantian presiden di Real,” kata Robben kepada goal.

“Sebetulnya saya merasa sangat nyaman di sana dan bermain baik. Namun ketika politik memainkan perannya dan membuat Anda dalam situasi terdesak, maka Anda harus bersikap tegas: tetap bertahan untuk berjuang atau pindah ke klub lain.”

“Jadi [Saya pindah ke Bayern] bukan cuma karena Ronaldo. Perez kembali sebagai presiden klub. Lalu dia membeli Ronaldo, Kaka, Karim Benzema, dan Xabi Alonso. Real menghabiskan banyak sekali uang dan mereka juga berencana menjual beberapa di antara kami.”

Pada akhirnya, Robben memutuskan hengkang ke Bayern meski ia berat hati meninggalkan Madrid. Robben mengakui dirinya butuh bujukan dari Mark Van Bommel dan Louis Van Gaal agar bersedia pindah ke Bavaria.

“Bukan keputusan mudah meninggalkan klub sebesar Madrid. Sebagai perbandingan, Bayern ketika itu tidak begitu sukses di Eropa. Saya selalu punya tujuan untuk memenangi Liga Champions. Pada Akhirnya, Pindah ke Bayern adalah keputusan terbaik dalam karier saya.”

Jadon Sancho: Musim Depan Kami Bidik Gelar Bundesliga

Bundesliga

Jadon Sancho: Musim Depan Kami Bidik Gelar Bundesliga – Youngster Inggris ini mengindikasikan bertahan setelah membidik gelar Bunderliga bersama Dortmund musim depan.

Jadon Sancho mengungkapkan harapannya memenangi titel Bundesliga bersama Borussia Dortmund musim depan, di tengah rumor bergabung ke Liga Primer Inggris.

Sayap 19 tahun ini, yang di datangkan dari Manchester City pada 2017, dikabarkan menjadi target transfer Manchester United setelah tampil cemerlang musim ini dan menjadi salah satu bakat terpanas di Eropa.

Sancho mengemas 12 gol dan memberikan 14 assist dalam 34 penampilan, dan sang pemain mengaku terkesan debutnya di German memantik ketertarikan dari luar negeri.

kegagalan Dortmund mengakhiri dominasi Bayern Munich dalam perebutan Bundesliga, mungkin akan mendorong klub memberikan tanda tangan kepada Sancho, yang mengindikasikan bertahan di Signal Iduna Park pada 2019-20.

“Saya benar – benar bahagia bagaimana saya main musim ini,” kata Sancho kepada reporter usai kemenangan 2-0 Bayern atas Borrusia Monchengladbach di laga terakhir musim ini.

“Saya tidak pernah tahu saya akan seperti ini. Dari awal saya tidak mau bermain lebih lama, tapi kemudian saya main lebih sering seperti musim ini. Semua ini tentang hasil kerja keras saya selama ini.

“Tim ini telah membantu saya dan pelatih yang selalu percaya kepada saya dan saya sangat berterima kasih. Saya harap Musim depan rekan satu tim akan memiliki target yang tinggi, melihat musim depan penuh optimis, Kami akan menargetkan Kemenangan di Liga yang sudah lama dirindukan.”

Santer dikabarkan klub raksasa Manchester United ingin mendatangkan bintang muda Jadon Sancho ke Old Trafford untuk memperkuat skuat mereka musim depan di sisi depan yang musim ini tidak bisa melakukan banyak hal.

Hasil Pertandingan: RB Leipzig 0-0 Bayern Munich

Bundesliga

Hasil Pertandingan: RB Leipzig 0-0 Bayern MunichBayern Munich harus puas dengan hasil kacamata saat bertamu ke markas RB Leipzig sehingga urung mengamankan gelar juara.

Bayern Munich batal menggelar pesta juara Bundesliga Jerman pekan ini setelah dibendung tanpa gol oleh tuan rumah RB Leipzig di Red Bull Arena, Sabtu (11/5).

Hasil kacamata ini memastikan persaingan antara Bayern dan Borussia Dortmund berlanjut sampai laga terakhir minggu depan lantaran pada waktu bersamaan Die Borussen menaklukkan Fortuna Dusseldorf 3-2.

Kedua kubu kini terpisah dua poin, namun Bayern memiliki superioritas selisih gol jauh lebih baik. Secara realistis Bayern Cukup menghindarai kekalahan kontra Eintracht Frankfurt di Allianz Arena untuk bisa mengamankan titel ketujuh beruntun.

Kendati bermain sebagai tim tamu, Bayern mampu menguasai alur serangan. Dua peluang emas diperoleh skuat Niko Kovac melalui Serge Gnabry di babak pertama, tetapi keduanya kandas oleh penyelamatan kiper Peter Gulacsi.

Memasuki paruh kedua, tekanan dari raksasa Bavaria semakin intens.

Kingsley Coman menguji ketangguhan Gulacsi dengan tembakan keras dari jarak 25 yard sebelum Bayern mencetak gol yang secara kontroversial dianulir oleh VAR.

Adalah Leon Goretzka yang berhasil menggetarkan jala Leipzig. Tendangan gunting eks penggawa Schalke 04 itu, menyusul halauan buruk Ibrahima Konate, batal memecahkan kebuntuan lantaran Robert Lewandowski dinilai terjebak off-side dalam proses gol.

Terlepas dari gelombang serangan Bayern yang datang semakin bertubi-tubi, Leipzig, yang memegang rekor defensif terbaik musim ini, bisa mempertahankan skor kacamata sampai laga rampung.

Dengan hasil ini Bayern harus menunda untuk perayaan juara bundesliga karena di lain tempat Borussia Dortmund juga berhasil meraih poin penuh dari hasil kemenangan 3-2 atas Fortuna Dusseldorf yang terus menempel Bayern di papan klasemen dengan selisih poin 2.

Hasil Pertandingan: Borussia Dortmund 3-2 Fortuna Dusseldorf

Bundesliga

Hasil Pertandingan: Borussia Dortmund 3-2 Fortuna Dusseldorf Dortmund memangkas jarak dengan juara bertahan Bayern menjadi dua poin dan jawara musim ini akan di tentukan di partai terakhir pekan depan.

Borrusia Dortmund mengepak kemenangan maha penting dengan menumbangkan Fortuna Dusseldorf 3-2 untuk memangkas jarak dengan Bayern Munich menjadi dua poin.

Hasil ini menjaga asa Dortmud untuk mengakhiri dominasi Bayern di kompetisi domestik, karena disaat yang sama besutan Niko Kovac ditahan RB Leipzig 0-0. Dengan demikian, Juara Bundesliga musim 2018-19 akan ditentukan di pertandingan terakhir pekan depan ketika Dortmund jumpa Borussia Monchengladbach sementara Bayern bertemu Eintracht Frankfurt.

Thomas Delaney memberikan assit untuk Christian Pulisic untuk membuka skor Dortmund dan, setelah gol penyama Oliver Fink, mengembalikan keunggulan tuan rumah sebelum Mario Gotze mencetak gol ketiga.

Gelandang Dusseldorf Adam Bodzek diusir wasit dan Dawid Kownacki memperkecil ketinggalan di injury time sehingga Dortmund.

Dengan demikian, rahian satu angka cukup bagi bayern di parta pamungkas, dimana mereka berhadapan dengan Eintracht Frankfurt di kandang, tapi Dortmund tentu tidak akan lempak handuk dan siap memaksilkan setiap peluang yang tersisa jika Bayern terpeleset.

Pulisic menebar ancaman setelah 12 menit di Signal Iduna-Park sebelum solo effort Dodi Lukebakio di anulir karena OFFSDE.

Delaney akhirnya memecahkan kebuntuan ketika Delaney meneruskan umpan menyilang Raphael Guerreiro di mulut gawang dan Pulisic sukses menaklukkan Michael Rensing lewat sundulan kerasnya.

Dortmund mendominasi permainan tapi Dusseldorf memberikan perlawanan sengit dengan menyamakan skor saat Fink melepaskan tembakan jarak dekat dan sukses menaklukkan Hitz, yang melakoni penampilan kedua di Bundesliga musim ini.

Tuan rumah akhirnya mengembalikan keunggulan mereka enam menit pasca-jeda. Delaney melepaskan tembakalan dari jarak 12yard dan tak mampu dibendung kiper tim tamu..

Lukebakio memenangkan penalti saat Hitz dan Manuel Akanji mendorongnya saat berebut bola atas dan tapi eksekusi penyerang Belgia ini gagal lantaran menyamping kesisi kanan target.

Dusseldoft bersemangat mencari gol penyaman tapi mereka harus bermain dengan sepuluh orang ketika bodzek mendapat kartu merah langsung akibat tekel berbahaya terhadap pemain pengganti Jadon Sancho, lalu Gotze memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan tendangannya.

Kownacki menunjukan teknis super saat mengontrol bola di dalam kotak penalti, sebelum melepaskan tendangan voli menawan, tapi sayang tim tamu tetap gagal membawa pulang poin.