Category Archive : Borussia Dortmund

Laporan Pertandingan: Inter Milan vs Borussia Dortmund

UCL

Laporan Pertandingan: Inter Milan vs Borussia Dortmund – Dua gol dari pemain Inter Milan Martinez dan Candreva sukses membuat mereka mengalahkan Borussia Dortmund dan menduduki peringkat kedua.

Inter Milan mampu memenangkan pertandingan lanjutan Liga Champions grup F melawan Borussia Dortmund, Kamis (24/10) dini hari dengan skor 2-0.

Babak Pertama

Inter mencoba menekan, mereka mendapatkan peluang dari tendangan bebas dari menit ketiga. Hanya saja umpan dari Antonio Candreva dengan maksud kepada Lautaro Martinez masih gagal menjadi gol.

Jordon Sancho memberikan umpan terbosan kepada Julian Brandt di menit ke-16, namun selanjutnya Brandt yang berdiri bebas di kotak penalti memilih untuk memberikan umpan dan gagal sehingga bola bisa diamankan bek Inter.

kembali merepotkan pertahanan Dortmund. Hanya saja untuk kali kedua umpan matang Candreva masih gagal dibelokkan ke gawang oleh Martinez.

Tekanan yang bertubi-tubi dari Inter akhirnya membuat gawang Dortmund bobol juga. Berawal dari umpan panjang Stefan De Vrij. Di menit ke-22 Martinez berhasil meloloskan diri dari jebakan offside. Dia pun mudah mengeksekusi peluang untuk membuat Inter unggul 1-0.

Inter hampir saja kebobolan di menit akhir babak pertama saat Sancho sukses melewati dua pemain Inter sebelum melepaskan tembakan keras dari jarak dekat. Beruntung Handanovic sangat sigap untuk menghalau bola. Sementara bola liar dari blok Handanovic segera dibuang jauh-jauh oleh Candreva.

Babak Kedua 
Di awal laga, tampak Dortmund bermain menyerang untuk menyamakan kedudukan.  Sancho, Thorgan Hazar, hingga Weigl menjadi hulu serang jagoan Jerman tersebut.

Di menit ke-58 Hakimi melakukan kerjasama dari sisi kanan. Namun bola masih bisa dipatahkan oleh Brozovic yang turun ke belakang. Dortmund kini memegang penuh kendali permainan.

Peluang emas didapatkan Hakimi pada menit ke-61, dia bergerak cepat di kotak penalti usai menerima umpan terobosan Hazard. Beruntung dengan sangat sigap Asamoah melakukan tekel bersih untuk mengagalkan serangan Dortmund.

Di menit ke-81 Inter sebenarnya mendapatkan kesempatan untuk memperlebar skor setelah wasit menunjuk titik putih ketika Esposito dijatuhkan Hummels di kotak. 

Sayang, eksekusi Martinez gagal menambah gol kedua setelah tembakan kerasnya masih mampu diblok oleh Burki.

Inter akhirnya mampu menambah skor di menit ke-89. Berawal dari kegagalan serangan Dortmund. Brozovic yang menjadi hulu serangan balik sukses memberikan umpan terobosan kepada Candreva. Bek kanan Inter itu sukses melakukan overlap dan mencetak gol dengan tembakan keras.

Mari Bergabung dengan SemogaQQ Agen Resmi Pkv Games BandarQ PokerQQ Domino 99 Terpercaya Di Indonesia Minimal Deposit Withdraw Hanya 15ribu Dan Kunjungi Juga Pacuantogel Untuk Mendapatkan Prediksi Togel SGP Singapore Paling Jitu Situs Togel Bandar12 Situs Judi Agen Bandar Bola SBOBET

DAFTAR PKV GAMES

Moukoko Striker Terbaik Dunia Berikutnya Atau Hanya Titisan Freddy Adu?

Bundesliga

Moukoko Striker Terbaik Dunia Berikutnya Atau Hanya Titisan Freddy Adu? – Mempertanyakan masa depan Moukoko memang hal yang wajar, tapi dia menunjukakan punya bakat mencetak gol di Borussia Dortmund.

“Tuhan memberikan Anda kehidupan yang sulit karena dia tahu sejak awal seberapa kuatnya Anda.”

Ketika kata – kata seperti itu diposting di Instagram, kemungkinan besar berasal dari seseorang yang memiliki pengalaman hidup, dan ingin berbagi kebijaksanaan dengan dunia. Tetapi kutipan itu datang dari akun pemain sepakbola berusia 14 tahun. Lebih tepatnya seorang pemain sepakbola berusia 14 tahun dengna lebih dari 317,000 pengikut di media sosial.

Namanya adalah Youssoufa Moukoko, dan jika perkembangannya berjalan lancar, cepat atau lambat dia akan menjadi pencetak gol sensasional berikutnya di dunia sepakbola. Moukoko lahir di ibu kota Kamerun, Yaounde dan dibesarkan di daerah mayoritas muslim Briqueteria.

Sedikit orang yang mengetahui pengalaman sepakbola pertamanya, tetapi sejak dia bergabung dengan akademi St Pauli pada usia sepuluh tahun, setelah dibawah sang ayah Joseph ke Jerman, dia mulai mencuri perhatian.

“Kami mengadakan pertemuan mingguan dengan semua pelatih, dan manajer tim U-14 masuk dan mengatakan dia punya pemain di ruang ganti yang belum pernah dilihatnya memiliki kualitas yang sama dengan pemain seusianya, dia sangat luar biasa dan kai harus melihatnya,”ujar mantan direktur olahraga St Pauli Thomas Meggle.

Bakat dan fisik Moukoko memang tidak wajar untuk pemain seusianya, dan dia langsung dipromosikan ke tim U-15. Pada akhir musim, dia telah mencetak 23 gol dalam 13 pertandingan di liga regional tempat mereka bermain. Manchester United hanyalah satu tim yang menunjukan ketertarikan untuk mendapatkan jasanya.

Namun, muncul keraguan apakah Moukoko benar-benar memiliki usia yang sesuai dengan yang di klaim sang ayah, yang telah bekerja di Hamburg selama 25 tahun sebelum membawa putranya ke Eropa dari Afrika.

“Jika Anda melihatnya secara fisik dan dalam hal perkembangan, maka tentu saja pertanyaan tentang usia muncul,” jelas Meggle. “Kami ditunjukkan dokumen yang sah, yang sangat krusial.”

Bahkan kemudian perdebatan tentang usia Moukoko semakin insetif. Ayahnya mengklaim bahwa dia telah meminta untuk mendaftarkan anaknya di konsulat Jerman di Yaounde, namun di tolak oleh kantor asing, dan baru pada 2016 Moukoko memperoleh akta kelahiran Jerman. Pada tahun yang sama dia membuat keputusan untuk bergabung dengan Borussia Dortmund.

“Tentu saja kami telah mencoba segalanya untuk mempertahankannya, tetapi dengan klub – klub besar kami tidak bisa mengimbanginya,”kenang Meggle.

Meskipun Dortmund dianggap sebagai salah satu klub top terbaik di Eropa untuk mengembangkan bakat pemain muda, dan penggemar hanya perlu melihat perkembangan pemenang NxGn GOAL 2019 Jadon Sanho untuk membuktikannya, beberapa orang mempertanyakan keputusan Moukoko. Pertanyaan tentang usianya pun terus berlanjut.

“Saya tidak pikir dia 12 tahun. Para pemain saya juga tidak [percaya],”kata pelatih Hombruch U-17 Matthias Jabsen setelah sebuah pertandingan pada musim pertama Moukoko di Dortmund, dimana dia mencetak dua gol.

“Saya tidak mengerti mengapa ayah sang pemain tidak melakukan tes umur, yang akan membantu semua orang.”

Lars Ricken, Koordinator akademi Dortmund, kemudian langsung menegaskan: “Dia berusia 12 tahun. Itu fakta, tidak ada keraguan tentang itu.”

Terlepas dari semua hal ini, Moukoko mampu tetap fokus untuk melakukan hal terbaik yang bisa dilakukannya, mencetak. Selama musim 2017/18 dia mencetak 40 gol dalam 28 pertandingan untuk Dortmund U-17. Musim ini dia telah meningkatkan produksinya menjadi 48 gol, termasuk dua dalam kemenangan leg pertama semi-final kejuaraan U-17 atas Wolfsburg.

Bandar12

Dengan demikian, Dortmund telah membuat keputusan untuk mempromosikannya ke tim U-19 musim depan.

“Youssoufa kini telah mencapai usia dimana dia boleh bermain di tim U-19,”Ujar Ricken dalam wawancara dengan Bild baru – baru ini. “Kami melihat kelompok umur ini sebagai umur yang tepat, yang sesuai dengan penampilannya.”

Meskipun siap untuk menerima tantangan baru, Moukoko telah mencoba meredam harapan para penggemar.”Saya tidak berharap orang berpikir bahwa saya akan mencetak 46 gol lagi di U-19,” katanya kepada Ruhr Nachrichten “Saya kenal dengan para pemain [U-19] tapi sayangnya saya tidak memiliki kekuatan yang mereka miliki.

Sementara Moukoko mungkin masih meragukan kekuatan fisiknya, kekuatan pemasaran yang dimilikinya belumlah habis. Dia baru – baru ini menandatangani kontrak dengan salah satu produsen terbesar di sepakbola Nika. Pemain berusia 14 tahun itu menandatangani kesepakatan yang dilaporkan mencapai €1 juta pada April lalu. Angka tersebut bisa melambung hingga €10 juta, tergantung performa di klub dan tingkat internasional.

Kesepakatan semacam itu telah membangkitkan kenangan dengan beberapa kesepakatan Nike sebelumnya. Perusahaan asal Amerika Serikat itu terkenal berani untuk mempertaruhkan uang mereka untuk mendukung talenta – talenta sepakbola yang sangat berbakat.

Pada 2003, Freddy Adu yang saat itu baru berusia 13 tahun menjadi bahan pembicaraan di dunia sepakbola. Dijuluki “Pele AS”, dia diyakini akan menjadi bintang sepakbola global pertama yang muncul dari Amerika serikat.

Sekarang dia berusia 29 tahun, Adu sudah memperkuat 14 klub profesional, dan saat ini berstatus bebas agen setelah meninggalkan Las Vegas Light yang berlaga di United Soccer League.

“Segala sesuatu yang telah saya lalui dan segala sesuatu yang menyakiti karier saya, saya membawanya ke dalam diri saya karena saya tidak mendedikasikan cukup waktu untuk hal itu,” ujar Adu kepada Bandar12.

Entah apakah Moukoko menyadarinya atau tidak, tetapi dia terlihat mampu memetik pembelajaran berharga dari kisah pilu Adu. dia jarang muncul di depan media atau iklan, pemain remaja itu bahka rela melewatkan beberapa pertandingan dengan tim nasional junior agar bisa berkonsentrasi untuk belajar di rumah.

Itu tidak membuktikan bahwa dia pasti akan menjadi pemain hebat, tetapi dia telah melakukan semua yang dia bisa untuk memberikan dirinya kesempatan terbaik. Jika dia terus melakukannya, maka dunia akan segera menyaksikan kehebatan Youssoufa Moukoko.

Jadon Sancho: Musim Depan Kami Bidik Gelar Bundesliga

Bundesliga

Jadon Sancho: Musim Depan Kami Bidik Gelar Bundesliga – Youngster Inggris ini mengindikasikan bertahan setelah membidik gelar Bunderliga bersama Dortmund musim depan.

Jadon Sancho mengungkapkan harapannya memenangi titel Bundesliga bersama Borussia Dortmund musim depan, di tengah rumor bergabung ke Liga Primer Inggris.

Sayap 19 tahun ini, yang di datangkan dari Manchester City pada 2017, dikabarkan menjadi target transfer Manchester United setelah tampil cemerlang musim ini dan menjadi salah satu bakat terpanas di Eropa.

Sancho mengemas 12 gol dan memberikan 14 assist dalam 34 penampilan, dan sang pemain mengaku terkesan debutnya di German memantik ketertarikan dari luar negeri.

kegagalan Dortmund mengakhiri dominasi Bayern Munich dalam perebutan Bundesliga, mungkin akan mendorong klub memberikan tanda tangan kepada Sancho, yang mengindikasikan bertahan di Signal Iduna Park pada 2019-20.

“Saya benar – benar bahagia bagaimana saya main musim ini,” kata Sancho kepada reporter usai kemenangan 2-0 Bayern atas Borrusia Monchengladbach di laga terakhir musim ini.

“Saya tidak pernah tahu saya akan seperti ini. Dari awal saya tidak mau bermain lebih lama, tapi kemudian saya main lebih sering seperti musim ini. Semua ini tentang hasil kerja keras saya selama ini.

“Tim ini telah membantu saya dan pelatih yang selalu percaya kepada saya dan saya sangat berterima kasih. Saya harap Musim depan rekan satu tim akan memiliki target yang tinggi, melihat musim depan penuh optimis, Kami akan menargetkan Kemenangan di Liga yang sudah lama dirindukan.”

Santer dikabarkan klub raksasa Manchester United ingin mendatangkan bintang muda Jadon Sancho ke Old Trafford untuk memperkuat skuat mereka musim depan di sisi depan yang musim ini tidak bisa melakukan banyak hal.