Category Archive : Barcelona

Camp Nou Bagaikan Kuil Suci, Lionel Messi Menjadi Dewanya

Liga Champions

Camp Nou Bagaikan Kuil Suci, Lionel Messi Menjadi Dewanya – Lionel Messi Sekali lagi memperlihatkan magis nya dan kenapa dia layak disebut pemain terbaik Sepanjang masa ketika Barcelona menjamu Liverpool.

Sebelum pertandingan manajer Liverpool Jurgen Klopp mengatakan bahwa Camp Nou bukanlah kuil sepakbola. Tetapi di pertandingan yang disaksikan langsung 100.000 pendukung setia Barcelona memuja dewa mereka, ketika Lionel Messi menginspirasi kemenangan 3-0 Barcelona atas Liverpool, Kamis (2/5) dini hari WIB.

Pemain terbaik di planet ini, dalam sejarah sepakbola, dengan mudah mengubah hasil pertandingan yang sebenarnya berjalan seimbang. Messi mencetak dua gol yang menuntun satu kaki Blaugrana ke Final Liga Champions dan membuat Klopp pulang dengan tangan hampa.

Gol Pembuka Luiz Suarez menjadi awal pukulan pertama bagi The Reds pada laga tersebut. Akan tetapi pada saat itu para Cules masih terus berdoa agar tim mereka selamat dari amukan Salah Dan Mane.

Pemain asal Uruguay tersebut dengan baik memanfaatkan instingnya yang tajam, ketika berlari dengan sempurna untuk menyambut umpan Jordi Alba, dan mengubah arah bola ke gawang Alisson untuk membawa Azulgrana unggul 1-0.

Itu gol berkualitas tinggi, namun itu juga gol pertama Suarez di Liga Champions Sejak April 2018, yang secara kebetulan juga dicetak ke gawang allison yang saat itu masih bermain untuk AS Roma.

Maka tidak heran jika Suarez melakukan selebrasi dengar liar, kerena dia berjanji akan melakukannya, tidak seperti banyak pesepakbola lain yang menolak melakukan selebrasi ketika menghadapi mantan klubnya.

Seteleah mencetak gol, Barcelona mencoba untuk memperlambat tempo permainan. Tetapi Liverpool terus menguasai jalannya pertandingan, sama seperti di 30 menit awal. Mane berhasil mengeksploitasi sisi kiri yang dijaga Gerard Pique dan Sergio Roberto, bahkan keduanya terus berdiskusi untuk bisa menghentikan pemain asal Senegal tersebut.

Peluang terbaik Liverpool di babak pertama datang lewat umpan Jordan Henderson, yang berhasil disambut mane, tapi sayang tendangannya masih melambung jauh diatas gawang. Sekali lagi publik Catalan mampu bernapas lega.

Peluang terbaik Liverpool di babak pertama datang lewat umpan Jordan Henderson, yang berhasil disambut Mane, tapi sayang tendangannya masih melambung jauh di atas gawang. Sekali lagi publik Catalan mampu bernapas lega.

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde bertindak cepat di babak kedua. Dia mengganti Philippe Coutinho, yang tidak mampu tampil baik melawan mantan klubnya, dengan Nelson Semedo. Lewat pergantian tersebut Sergi Roberto pindah ke lini tengah, dan Barca berhasil mematikan pergerakan Mane.

Para pemain sayap Liverpool memang pemain yang hebat dalam mencetak gol, tetapi tidak ada yang bisa menandingi Messi, setidaknya pada pertandingan semalam. Lagi-lagi hanya dengan memainkan Messi di depan, Barcelona bisa tetap memenangkan pertandingan meski bermain lebih buruk dari sang lawan.

Ini merupakan pertandingan terpenting di Camp Nou, sejak laga semi-final Liga Champions 2015 ketika mereka menjamu Bayern Munich, dan sama seperti di pertandingan itu, Messi muncul pada saat-saat krusial dan menunjukkan sihirnya.

Yang pertama adalah penyelesaian sederhana hasil bola muntah tendangan Suarez yang membentur mistar. Akan tetapi gol kedua adalah aksi yang hanya bisa dilakukan seorang dewa, sebuah tendangan bebas yang dieksekusi dengan sempurna menuju pojok gawang. Mungkin gol itu akan membuat beberapa orang yang masih meragukannya untuk segera bertobat.

Penyelesaian yang tidak efektif dari Suarez dan Ousmane Dembele di penghujung laga membuat Barca gagal mencetak gol keempat, tapi mungkin itu merupakan salah satu efek samping dari kegilaan yang diciptakan Messi. Kegilaan yang membuat impiannya untuk memenangkan gelar Liga Champions kelima semakin dekat.

Dengan performa seperti saat ini, siapa berani bertaruh melawan sang dewa?

Pep Guardiola Nikmati Kekalahan Liverpool Dari Tribun Camp Nou

Liga Champions

Pep Guardiola Nikmati Kekalahan Liverpool Dari Tribun Camp Nou – Pep Guardiola menonton langsung Kekalahan Liverpool di Barcelona dari tribun ekslusif bersama para legenda.

Manajer Manchester City Pep Guardiola menyaksikan secara langsung pertandingan antara Barcelona Dan Liverpool di Camp Nou.

Dalam laga leg pertama semi final Liga Champions itu, Blaugrana sukses menumbangkan The reds dengan skor 3-0. Luis Suarez dan Lionnel Messi menjadi bintang kemenangan berkat masing-masing golnya.

Guardiola hadir di Camp Nou sebagai fans setia Barca, duduk bersama sang ayah. Demikian diungkapkan Bandar12.

Rupanya, Guardiola tidak sendirian di bangku penonton. Kamera menangkap ditribun ada sederet nama legenda besar Barcelona seperti Thierry Henry, Ronald Koeman, Patrick Kluivert, Jari Litmanen, Javier Saviola, Edmilson dan Chapi Ferrer.

Selain nama-nama di atas, Nampak hadir pelatih brazil Tite dan Chapi Queiroz. Pasukan Jurgen Klopp akan gantian meladeni skuat Ernesto Valverde di leg kedua semi-final pada tengah pekan mendatang di Anfield.

Dejan Lovren Yakin Liverpool Ukir Comeback Spesial Lawan Barcelona

Liga Champions

Dejan Lovren Yakin Liverpool Ukir Comeback Spesial Lawan BarcelonaPeluang Liverpool lolos ke final mungkin sudah habis, tapi Lovren yakin keajaiban akan terjadi di Anfield.

Bek Liverpool Dejan Lovren dengan tegas menolak mengibarkan bendera putih melawan Barcelona. Ia yakin, Liverpool punya kapabilitas lebih untuk menciptakan comeback spesial dan melaju ke final Liga Champions.

Juggen Klopp dan pasukannya dalam situasi sangat sulit untuk lolos ke partai puncak menyusul kekalahan 3-0 dalam leg pertama semi-final di camp nou pekan lalu. Banyak yang meragukan Liverpool akan bangkit dalam leg kedua di anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB.Namun, Lovren tetap optimis timnya mampus memutar balikan keadaan. “Hal itu [keraguan terhadap Liverpool] membuat saya marah,” katanya kepada Bandar12 .

“Marah dan lapar untuk menunjukan kepada mereka “Para Peragu” bahwa kami mampu melakukan sesuatu yang spesial di Anfield. Kami punya pemain hebat yang siap bersinar di laga top seperti laga selasa malam di Anfield.”

“Kami adalah Liverpool. Orang-orang bilang kami sudah habis dan tidak akan lolos. Tetapi kami selalu punya nyali untuk membuat COMEBACK terbesar.

Liverpool tidak dalam kondisi terbaik jelang laga krusial ini lantaran Mohamed Salah dan Roberto Firmino cedera. Namun Lovren tidak khawatir dengan potensi absen duo bintang itu, sebab faktor kunci untuk membuat comeback terletak pada dukungan fans di dalam stadion.

“Semoga kami bisa melakukannya, tetapi kami butuh dukungan besar dari fans kami, itulah yang utama. Kami sudah beberapa kali membuktikan bisa bermain bagus tanpa Mo Salah atau pemain lain. Tapi yang terpenting adalah suporter kami,” sambungnya.

Kami harus bisa mencetak gol cepat dikandang sendiri. Jika berhasil, segalanya bisa terjadi. Saya percaya pada keajaiban di Anfield, saya percaya pada suporter, saya percaya pada tim ini. Kita lihat nanti seperti apa taktik kami melawan Barca. Kami mungkin akan mengejutkan mereka,” pungkas Lovren.

Mohamed Salah Dipastikan Absen Dipertandingan Melawan Barcelona

Liga Champions

Mohamed Salah Dipastikan Absen Dipertandingan Melawan Barcelona Ambisi Liverpool untuk menciaptakan keajaiban di Anfield makin sulit terwujud setelah Salah dikonfirmasi akan menepi.

Bintang Livepool Mohamed Salah urung pulih tepat waktu dari cederanya sehingga dipastikan harus menepi saat menjamu Barcelona dalam leg kedua semi-final Liga Champions di Anfield, Rabu(8/5) dini hari WIB.

Manajer The reds Jurgen Klopp mengorfirmasi langsung kabar ini. “Salah tidak bisa bisa bermain besok. Kondisinya memang sudah membaik, tetapi dia tidak bermain besok,” kata Kloop kepada Bandar12.

“Apakah ini tindakan pencegahan?Bukan, dia mengalami gegar otak. itu artinya dia tidak boleh bermain. Dia merasa baik-baik saja, tetapi dari sudut pandang medis dia masih belum layak [untuk bermain],” jelasnya.

Salah menderita cedera kepala saat Liverpool menang 3-2 atas Newcastle United pada Sabtu (4/5) lalu. Selain Salah, Roberto Firmino juga harus absen dalam laga krusial melawan Barcelona.

Liverpool dalam situasi tertinggal 3-0 dari Barcelona sehingga sangat sulit bagi mereka untuk bisa lolos ke final Liga Champions. Absensi Salah dan Firmino membuat potensi comeback atas Barca bakal makin sulit terwujud.

Xherdan Shaqiri, Georginio Wijnaldum, atau Divock Origi berpotensi tampil starter untuk menemani Sadio Mane di lini depan.

Salah mungkin masih harus menepi melawan Wolverhampton, Minggu (12/5), yang merupakan laga pamungkas penentu gelar Liga Primer Inggris.